|

|

|
Home
|
Written by Administrator
|
|
Tuesday, 19 June 2007 |
|
|
|
|
Written by Adison
|
|
Thursday, 10 August 2006 |
|
Artikel ini merupakan rangkuman dari topik pembicaraan yang dibawakan Dave Sneller (Staff Navigator dan ISI pada saat itu) di Spring semester tahun 1998. Dalam rangkuman ini dibahas point-by-point apa saja artinya suatu fellowship. Penting bagi teman-teman yang sekarang mengikuti persekutuan (fellowship) dalam ICF maupun bagi mereka yang ingin tahu apa dan bagaimana sih fellowship yang dilakukan oleh ICF. |
|
|
Written by Adison
|
|
Wednesday, 12 May 2004 |
|
Artikel ini merupakan summary dari presentation Greg Groom (dari Probe Center Austin) yang datang ke ICF Austin Februari 27, 1998. Di presentasi ini Greg menjelaskan bagaimana proses kanonisasi atau pemilihan buku-buku yang dimasukkan ke Alkitab dan mengapa kita percaya kepada Alkitab ini. Ini penting kita ketahui karena Firman Tuhan merupakan suatu sumber yang authoritative dalam kehidupan iman kita. |
|
|
Written by Ellen Victor
|
|
Wednesday, 07 July 2004 |
|
Artikel ini adalah rangkuman dari topik pembicaraan yang dibawakan Jim Rose (Senior Pastor Grace Covenant Church, 1999). Di sini Pastor Jim Rose memaparkan apa itu definisi Spiritual Gift dan bagaimana kita bisa menemukan (discover) dan mengembangkan (develop) Spiritual Gift yang diberikan oleh Tuhan. Sama dengan gift atau talenta lainnya, Tuhan tidak mau kita mengabaikan spiritual gift yang telah Ia berikan, tetapi kita harus gunakan sesuai dengan rencanaNya. |
|
|
Written by Adison
|
|
Monday, 12 April 2004 |
|
Artikel ini merupakan rangkuman dari buku "No Time for Neutrality: A Study of Joshua" oleh Daniel K. Campbell. Ini sebuah bacaan yang baik untuk para servant leader di ICF agar bisa diintegrasikan dalam pelayanannya di fellowship ini.
|
|
|
Written by Jeffri Massie
|
|
Wednesday, 07 July 2004 |
|
Artikel yang ditulis oleh Jeffri Massie (ICF Columbus, 1997) ini memaparkan apa itu konsep lay leader (pemimpin awam) dan bagaimana kita melayani Tuhan bukan hanya lewat profesi keagamaan (misalnya jadi pendeta) saja, tetapi lewat berbagai profesi (dari politkus, pedagang, sampai ke ibu rumah tangga). Artikel ini sangat bagus untuk menantang kita mencari panggilan Tuhan dalam hidup kita. |
|
|
Written by Adison
|
|
Wednesday, 07 July 2004 |
|
An archive of old presentation on Friday night fellowship event in ICF Austin October 1, 1999. This article addresses the issue of why we are working and the meanings are behind our toil. Hope this is useful for our edification. |
|
|
Written by Soleman Onggo
|
|
Wednesday, 12 May 2004 |
|
Ini rangkuman presentasi yang diambil dari ICF Minneapolis (pembicara Soleman Onggo) mengenai bagaimana kita bisa mempelajari Alkitab. Di IITimotius 3:16 dikatakan bahwa "All Scripture is God-breathed and is\r\nuseful for teaching, rebuking, correcting and training in righteousness, so that the man of God may be thoroughly equipped for every good work."
Mengetahui seberapa pentingnya peran Alkitab dalam pertumbuhan kita, jadi penting juga kita mengetahui bagaimana caranya kita mempelajari Alkitab. Ada 3 proses yang perlu kita lewati: Observation, Interpretation, dan Application. Artikel singkat ini membeberkan apa dan bagaimana prosesnya point-by-point. Selamat membaca! |
|
|
Written by Jeffri Massie
|
|
Monday, 09 August 2004 |
|
Artikel ini diambil dari archive ICF Columbus (dibawakan oleh Jeffri Massie, 1997) dan membahas bagaimana kita mengintegrasikan kehidupan kekristenan (misalnya pertumbuhan rohani dan pelayanan di ICF) dengan pelajaran di kampus. Mungkin banyak dari kita yang terjepit dan merasa kedua dunia ini (kehidupan kekristenan dan kehidupan kampus) bertolak belakang dan masing-masing compete for our attention. Artikel ini sangat bagus dan menawarkan suatu framework cara berpikir yang integratif akan tugas kita sebagai pelajar dalam identitas kita sebagai seorang Kristen. |
|
|
Written by Dr. John Chambers
|
|
Monday, 09 August 2004 |
|
This is a summary of presentation brought by Dr. John Chambers in ICF Minneapolis October 10, 1998. It covers the issue of singleness up to the preparation for marriage. Good read for youngsters! |
|
|
Written by Mizuho
|
|
Monday, 09 August 2004 |
|
Budaya Jepang selalu mengatakan "ooo aku sedang sibuk" bila ditanya bagaimana keadaannya. Walaupun terkadang orang itu sedang tidak melakukan apa apa. Di dalam masyarakat dan budaya di Jepang, boleh dibilang taboo kalo seseorang mengatakan, "saya sedang santai dan tidak ada kerjaan". Budaya ini akhirnya sangat mempengaruhi bahkan sampe ke orang orang Kristen di Jepang. Budaya Jepang selalu mengatakan "ooo aku sedang sibuk" bila ditanya bagaimana keadaannya. Walaupun terkadang orang itu sedang tidak melakukan apa apa. Di dalam masyarakat dan budaya di Jepang, boleh dibilang taboo kalo seseorang mengatakan, "saya sedang santai dan tidak ada kerjaan". Budaya ini akhirnya sangat mempengaruhi bahkan sampe ke orang orang Kristen di Jepang. |
|
|
 |

|
|
|
|